Rekomendasi Bahan Baju Bridesmaid Muslimah yang Berkualitas

Shinessthegame –¬†Apakah Anda sedang membuat rencana untuk konsep pernikahan Anda untuk tahun depan? Inilah satu hal yang perlu dipertimbangkan. Tak lengkap rasanya jika belum menyiapkan gaun pengiring pengantin untuk sahabat atau anggota keluarga kesayangan Anda. Apakah salah satu pengiring pengantin Anda mengenakan jilbab? Anda perlu memikirkan beberapa hal sebelum membeli gaun khusus pengiring pengantin muslim.

Tidak peduli, gaun pengiring pengantin yang dimaksudkan untuk pembajak harus mempertimbangkan beberapa pilihan. Mulai dari segi model, motif untuk bahan gaun pengiring pengantin harus disiapkan. Supaya kamu tidak sampai salah bahan untuk anggota keluarga tersayang, yuk intip bahan gaun bridesmaid yang cocok menurut naishahijrah.com.

1. Wolly crepe, bahan rontok dan tidak mengembara

Untuk menciptakan tampilan pengiring pengantin yang berkelas dan klasik yang kebanyakan memakai hijab, Anda bisa memilih seragam dengan bahan woolly crepe. Sering dikenal sebagai wolffish atau mosquito. Kain ini memiliki tekstur yang sama dengan bahan baja. Namun perbedaannya terletak pada materi yang tidak melamun. Agar tidak lagi harus memakai furing atau hanya memakai lining tipis, hijabers bisa tampil cantik dengan gaun bridesmaid berbahan woolly crepe.

2. Katun jepang, memiliki banyak motif

Apakah Anda berencana mengadakan resepsi luar ruangan? Mungkin pembajak pengiring pengantin bisa memakai seragam katun Jepang. Tersedia di pasar secara sederhana atau pola. Tapi usahakan sesekali dengan motif floral yang terlihat cerah tapi tidak terlihat murahan. Memang kapas jepang lebih sering digunakan sebagai bahan membuat mukena. Untuk itulah, keunggulan kain katun jepang untuk pengiring pengantin berhijab adalah lebih sejuk dan mudah menyerap keringat. Tidak setebal kapas biasa dan tentu saja mulus. Oleh karena itu sangat tepat untuk memakainya saat cuaca tropis atau saat diundang ke luar ruangan.

3. Brokat Corneli, melamun tetapi terlihat mahal

Anda pasti tahu ciri-ciri kain brokat. Saat memberikan kain brokat kepada seorang teman yang berhijab, sering kali mereka merasa bingung karena harus memikirkan furing atau bahan renda yang membuat seragam pengiring pengantin terlihat kurang berkesan. Namun dengan bahan brokat atau bahan cornelly, hijabers tidak perlu repot lagi membeli bahan tambahan yang mahal. Bahan brokat corneli memang tergolong lebih elegan dari brokat biasa. Sifatnya yang lebih tebal namun lebih halus membuat mereka yang memakainya merasa nyaman sepanjang hari.

4. Kain tenun, dominan dengan corak etnik

Tinggalkan dulu corak batik untuk seragam pengiring pengantin. Cobalah beralih ke kain tenun, yang sekarang menjadi lebih baru saat dikenakan. Anda tidak harus menenun terlalu mahal; ada berbagai pilihan untuk seragam pengiring pengantin Anda. Sekarang banyak yang menjual bahan cetak tenun yang tidak kalah cantik dari bahan tenun asli. Lihat saja motif-motif modern yang cocok untuk para pembajak. Selain kental dengan nuansa etnik, pilihan seragam bridesmaid juga sesuai dengan bujet Anda, bukan?

5. Bahan Jacquard, bahan murah, tapi tampak mewah

Bahan ini tergolong bahan yang paling direkomendasikan untuk seragam pengiring pengantin, juga bagi yang memakai pembajak. Sangat murah, bahan kaos jacquard memiliki kualitas yang sangat baik lho. Bentuknya biasa, tapi biasanya ada detail relief yang terlihat mewah. Bahan jacquard dari polyester yang banyak ditemukan di pasaran. Mirip dengan kain songket, namun bahannya tidak kaku sehingga hijab bisa leluasa saat bergerak.